Kamis, 31 Desember 2015

Instal Mikrotik


Sebelum Instal mikrotik diharapkan
- Download Virtualbox terbaru disini.
- Download RouterOS Mikrotik terbaru disini. (pilih yang file .iso)
Jangan lupa sediakan segelas kopi dan musik pengantar :D
Setelah itu instal virtual box dan jalan sesuai langkah langkah pada gambar dibawah ini.











Masukkan file .iso yang telah di download tadi


Pastikan dahulu apakah sudah benar


Selanjutnya konfigurasi Internet nya, sesuai petunjuk pada gambar "adaptor hanya host"



pada jendela instalasi tekan "a", lalu "i" setelah itu tekan "y"
tunggu sampai proses instal selesai


Sebelum reboot hapus dulu centang pada file mikrotik.iso nya , agar tidak terjadi instal ulang dari awan lagi



Jangan Lupa insert commad promp seperti dibawah ini :



Pilih konfigurasi sesuai gambar



masukkan ip pada winbox dengan user admin, pasword kosong lalu connect, kalau benar maka akan muncul tampilan berikut. Mikrotik siap di setting :D


Selasa, 29 Desember 2015

Mobile Learning TKJ


Mobile  learning atau m-learning sering  didefinisikan  sebagai e-learning melalui perangkat komputasi mobile (Andy, 2007: 6). Ally (2004) mendefinisikan mobile learning merupakan penyampaian bahan pembelajaran elektronik pada alat komputasi mobile agar dapat diakses darimana saja dan kapan saja. Pada umumnya, perangkat mobile berupa telepon seluler digital dan PDA. Namun, secara lebih umum dapat didefinisikan sebagai perangkat apapun yang berukuran cukup kecil, dapat bekerja sendiri, dapat dibawa setiap waktu dalam kehidupan sehari-hari, dan yang dapat digunakan untuk beberapa bentuk pembelajaran. Perangkat kecil ini dapat dilihat sebagai alat untuk mengakses konten, baik disimpan secara local pada device maupun dapat dijangkau melalui interkoneksi. Perangkat ini juga dapat menjadi alat untuk berinteraksi dengan orang lain, baik melalui suara, maupun saling bertukar pesan tertulis, gambar diam dan gambar bergerak.



download contoh mobile learning buatan saya disini
download apk mobile learning disini

Minggu, 29 November 2015

Makalah Tipe Jaringan

TIPE JARINGAN





Tugas Mandiri
Mata Kuliah: Teknik Komputer Jaringan

Disusun oleh :
            Malaysianto Yudha Priawan (1102413019)
Teknologi Pendidikan



UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2015

KATA PENGANTAR

Puji syukur Penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan limpahan rahmat, taufik dan hidayah-Nya lah Penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat dan pengikut-pengikutnya hingga akhir zaman.

Penyusunan makalah ini dibuat Penulis dalam rangka memenuhi tugas Mata kuliah Teknik Komputer Jaringan di Semester V, Program Studi Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Semarang.

Penulis menyadari banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Namun, Penulis berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi Penulis pada khususnya dan pembaca pada umumnya.




















DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.............................................................................................................1
DAFTAR ISI...........................................................................................................................2
ABSTRAK..............................................................................................................................3
BAB 1             PENDAHULUAN..........................................................................................4
1.Latar Belakang.........................................................................................................4
2.Rumusan Masalah....................................................................................................4

3.Tujuan......................................................................................................................4
BAB II            PEMBAHASAN............................................................................................5
BAB III          PENUTUP......................................................................................................16
1.Kesimpulan..............................................................................................................16
2.Saran........................................................................................................................16
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................................17














ABSTRAK

Secara umum tipe jaringan dibagi menjadi 2 bagian, yaitu peer to peer dan client-server. Perbedaan yang paling mendasar diantara dua tipe jaringan tersebut adalah pada client-server terdapat sebuah komputer yang bertugas sebagai server yang melayani client-client yang lain sedangkan pada peer to peer tidak ada komputer yang secara khusus didedikasikan sebagai server ataupun client, setiap komputer bisa bertindak sebagai client ataupun server. Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data, aplikasi maupun berbagi perangkat keras komputer.



































BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Kemajuan teknologi yang semakin pesat yang ditandai dengan munculnya berbagai jenis piranti keras/hardware dan piranti lunak/software juga berdampak pada kemajuan dalam dunia informasi ditandai dengan penyampaian informasi dari satu tempat ke tempat lainya yang tidak terbatas oleh jarak dan waktu. Kata “jaringan komputer” mungkin sudah tidak asing lagi bagi telinga kita, mengingat hampir setiap hari kita melibatkan jaringan komputer dalam pekerjaan kita.
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri dari dua atau lebih komputer yang saling terhubung satu sama lain melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga dapat saling berbagi data, aplikasi maupun berbagi perangkat keras komputer.
Istilah jaringan komputer sendiri juga dapat diartikan sebagai kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang terdiri dari dua komputer atau lebih yang saling terhubung. Tujuan dibangunnya jaringan komputer adalah agar informasi/ data yang dibawa pengirim (transmitter) dapat sampai kepada penerima (receiver) dengan tepat dan akurat.

Dalam tulisan ini akan dibahas mengenai tipe sebuah jaringan komputer. Disamping itu juga akan diulas dasar topologi jaringan termasuk kelebihan dan
kekurangannya. Dengan mengetahui hal tersebut maka pengguna dapat memilih topologi jaringan yang sesuai kebutuhan. Untuk memperjelas ulasan penulis mengambil contoh dua unit kerja/Unit



B.Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penyusun merumuskan masalah sebagai berikut.

1. Pengertian Jaringan Komputer
2. Tipe Jaringan Komputer
3. Topologi Jaringan



C.Tujuan

Tujuan utama dari penyusunan makalah ini ialah agar pembaca mengetahui arti serta definisi dari Jaringan komputer beserta tipe jaringan secara menyeluruh.




BAB II

PEMBAHASAN


A.    Jaringan Komputer

Jaringan Komputer adalah dua buah komputer atau lebih yang ter-interkoneksi satu sama lain baik dengan media transmisi kabel ataupun tidak, sehingga dapat bertukar informasi dengan lebih mudah.
Secara umum, jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri. Antara lain :
1.      Jaringan membuat managemen sumberdaya menjadi lebih efisien.
2.      Misalnya : kita tidak perlu memberi printer pada masing – masing computer, karena dengan adanya jaringan ini kita dapat membagi penggunaan printer ke semua pengguna,
3.      Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap handal danup-to-date. Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengakses data dari berbagai lokasi yang berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses.
4.      Dengan jaringa, kita dapat mempercepat proses membagi data atau biasa di sebut dengan sharing data.
5.      Jaringan mempermudah kita dalam berkomunikasi jarak jauh. Dengan menggunakan Pesan dan Surat elektronik (Email).
Banyak Keuntungan dan bisa di dapat dengan menggunakan Jaringan computer ini.







B.     Tipe Jaringan

Tipe jaringan Komputer terkait erat dengan Sistem Operasi jaringan. Tipe jaringa Komputer di bagi menjadi 2 jenis, yaitu :

1.      Jaringan Clien-Server
Client Server merupakan model jaringan yang menggunakan satu atau beberapa komputer sebagaiserver yang memberikan resource-nya kepada komputer lain (client) dalam jaringan, server akanmengatur mekanisme akses resource yang boleh digunakan, serta mekanisme komunikasi antar nodedalam jaringan.
Selain pada jaringan lokal, sistem ini bisa juga diterapkan dengan teknologi internet. Dimana adasuatu unit computer yang berfungsi sebagai server dan hanya memberikan pelayanan bagi komputer lain, dengan client yang juga hanya meminta layanan dari server. Akses dilakukan secara transparan dari clientdengan melakukan login terlebih dulu ke server yang dituju.
Ada beberapa jenis Layana Client-Server, Antara lain :

Ø  File Server              :Memberikan Layanan fungsi pengelolaan file.
Ø  Print Server           :Memberikan Layanan Fungsi Percetakan.
Ø  Database server     :Memiliki fungsi mengelola database setiap computer dan computer lain dapat meminta pelayanan.
Ø  DIP(document information processing :Memberikan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan data.
            Model Client-Server dengan sebuah Server yang berfungsi umum







.

Model Client-Server dengan Dedicated Server




Keunggulan Jaringan Client-Server :
a.    Kecepatan Akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh suatu computer server yang tidak di bebani dengan tugas lain, seperti sebagai workstation/pengguna.
b.    System administrasi dan keamanan jaringan lebih baik, karena terdapat sebuah computer yang bertugas sebagai administrator jaringan yang mengelola admisistrasi san keamanan jaringan.
c.    System backup data per data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup di lakukan secara terpusat pada server.

Kelemahan jaringan Client –Server :
a.    Biaya operasional lebih mahal.
b.    Dibutuhkan satu computer yang berkemampuan lebih untuk di jadikan sebagai server.
c.    Kelangsungan jaringan sangat tergantung dengan server. Bila server mengalami gangguan, maka seluruh workstation akan mengalami gangguan juga.
d.   Segala jenis hubungan antara server dan workstation tergantung seluruhnya kepada server, apabila server mengalami gangguan maka seluruh jaringan juga akan terganggu.

2.    Jaringan Peer To Peer

      Dalam Jaringan Peer to peer tidak ada komputer yang menjadi client maupun server, karena server dapat berperan sebagai workstation dan begitu juga workstation yang juga dapat berperan sebagai server. Sehingga semua computer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan data informasi.


 Jaringan Peer To Peer 



Keunggulan Jaringan Peer To Peer :
a.    Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada server.
b.    Biaya relatif lebih murah dan mudah.
c.    Antar computer dapat saling berbagi fasilitas, seperti harddisk, fax/modem, printer, dll.
d.    Tidak memerlukan software administrasi khusus.

Kelemahan Jaringan Peer To Peer :
a.    Jaringan tidak bisa di perbesar atau di tambah lagi.
b.    Tingkat keamanan yang kurang.
c.     Semakin banyak mesin yang di sharing, akan memperngaruhi kinerja computer.
d.    Troubleshooting jaringan yang relatif sulit.
e.    Kemampuan kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan Client Server

3.      Jaringan Hybrid
Jaringan Hybrid memiliki semua yang terdapat pada tipe tipe jaaringan diatas. Ini berarti pengguna dalam jaringan dapat mengakses sumber daya yang dibagikan oleh jaringan peer, sedangkan diwaktu bersamaan juga dapat memanfaatkan sumber daya yang disediakan oleh server. Adapun keutungan dari jaringan hybrid adalah sama dengan jaringan sever dan peer. Jaringan hybrid juga memiliki kekurangan seperti pada jaringan berbasis server.

C.    Topologi Jaringan
 Topologi jaringan adalah suatu cara menghubungkan perangkat computer yang satu dengan yang lainnya atau bisa di sebut peta dari sebuah jaringan. Topologi jaringan terbagi lagi menjadi dua, yaitu topologi secara fisik (physical topology) dan topologi secara logika (logical topology).
Topologi secara fisik menjelaskan bagaimana susunan dari kabeldan komputer dan lokasi dari semua komponenjaringan. Sedangkan topologi secara logikamenetapkan bagaimana informasi atau aliran datadalam jaringan.
Ada berbagai macam topologi jaringan, yaitu :
1.      Topologi BUS.
2.      Topologi STAR.
3.      Topologi MESH.
4.      Topologi RING/TOKEN RING.
5.      Topologi Tree.
6.      Topologi Hybrid.


1.    Topologi BUS
Topologi BUS adalah Topologi yang hanya menggunakan kabel tunggal sebagai pusat arus data (backbone). satu kabel utama menghubungkan ke tiap saluran tunggal komputer (membentuk huruf T), kecuali simpul disalah satu ujung kabel utama, yang hanya terhubung ke saluran komputer dan terminator sebagai penutup.

            Karakteristik Topologi BUS :
a.    Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
b.    Sangat sederhana dalam instalasi, karena hanya menghubungkan antar simpul saja.
c.     Juga sangat ekonomis dalam biaya (hanya dibutuhkan kabel dan connector yang harganya tidak terlalu mahal / murah).
d.    Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel sehingga jika node yang dihubungkan semakin banyak, kinerja jaringan akan semakin turun sebab sering terjadi collision.
e.    Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
f.      Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
g.    Jenis kabel yang digunakan adalah coaxial.

Keunggulan Topologi Bus :
a.    Hemat kabel.
b.    Layout yang sederhana.
c.    Pengembangan atau penambahan workstation baru tidak akan menggangu jaringan lain.

Kekurangan Topologi Bus :
a.    Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.
b.    Kepadatan lalu lintas pada jalur utama (backbone).
c.    Jika terjadi kesalahan pada kabel pusat, maka akan menggangu semua jaringan.
f.      Memerlukan Repeater untuk jarak jauh.



1.    Topologi STAR
Di jaringan Star, komputer-komputer di jaringan saling terhubungberkat adanya peranti sentral yang bernama hub. Tiap computer terhubung ke port-port di hub dengan kabel (umumnya kabel yangdigunakan adalah UTP).

Dengan menggunakan Topologi ini, penambahan workstation baru akan akan mudah di lakukan tanpa mengganggu jaringan lain.


Karakteristik Topologi STAR :
a.    Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
b.    Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast
c.    keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
d.    Sangat mudah dikembangkan
e.    Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
f.     Tipe kabel yang digunakan adalah jenis UTP.

Keunggulan Topologi STAR :
a.    Paling fleksibel.
b.    Biaya yang tidak mahal.
c.    Pemasangan workstation baru tidak akan menggangu pengguna lain.
d.    Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan.



Kekurangan Topologi STAR :
a.    Boros kabel.
b.    Perlu penanganan khusus.
c.    Kontrol terpusat (HUB) menjadi masalah tersendiri.



2.    Topologi MESH
Topologi MESH adalah  topologi yang didesain dalam hal pemilihan rute jaringan yang banyak. Dalam topologi mesh terdapat banyak rute yang berfungsi sebagai jalur backup pada saat jalur yang lain sedang dalam keadaan down.
                        Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringanbertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).



            Karakteristik Topologi MESH :
a.    topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
b.    Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
c.    Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain

Keunggulan Topologi MESH :
h.    Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
i.      Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
j.      Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.

Kekurangan Topologi MESH :
a.    Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin banyak jumlahnya.
b.    Di perlukan biaya yang besar, karena memiliki hubungan yang lebih.

3.    Topologi RING/TOKEN RING
Topologi cincin atau yang sering disebut dengan ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin.


Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral harus dirancang agar dapat berinteraksi dengan sentral yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching ke berbagai arah sentral.
           
            Karakteristik Topologi RING :
a.    Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
b.    Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
c.    Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.
d.   Masalah yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
e.    Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).



Keunggulan Topologi RING :
a.    Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server .
b.    Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.
c.    Waktu untuk mengakses data lebih optimal.

Kekurangan Topologi RING :
a.    Penambahan terminal /node menjadi lebih sulit bila port sudah habis.
b.    Jika salah satu terminal mengalami kerusakan, maka semua terminal pada jaringan tidak dapat digunakan.

4.    Topologi TREE
Topologi Tree merupakan kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung (backbone) yang mempunyai topologi bus.

Topologi pohon atau TREE adalah pengembangan atau generalisasi topologi bus. Media transmisi merupakan satu kabel yang bercabang namun loop tidak tertutup.

             Keunggulan Topologi TREE :
a.    Memungkinkan untuk memiliki jaringan point to point
b.    Mengatasi keterbatasan pada topologi star, yang memiliki keterbatasan pada titik koneksi hub.
c.    Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang lebih mudah diatur
d.   Topologi tree ini memiliki keunggulan lebih mampu menjangkau jarak yang lebih jauh dengan mengaktifkan fungsi Repeater yang dimiliki oleh HUB.
Kekuranggan Topologi TREE:
a.    Karena bercabang maka diperlukan cara untuk menunjukkan kemana data dikirim, atau kepada siapa transmisi data ditujukan.
b.   Perlu suatu mekanisme untuk mengatur transmisi dari terminal terminal dalam jaringan.
c.    Kabel yang digunakan menjadi lebih banyak sehingga diperlukan perencanaan yang matang dalam pengaturannya, termasuk di dalamnya adalah tata letak ruangan.
d.   HUB menjadi elemen kritis.


5.    Topologi Jaringan Hybrid (Campuran)
Topologi Hybrid adalah jaringan yang dibentuk dari berbagai topologi dan teknologi. Sebuah topologi hybrid memiliki semua karakterisitik dari topologi dasar yang terdapat dalam jaringan tersebut.






PENUTUP
1.Kesimpulan
Jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer. Ini artinya komputer tersebut lebih dari satu yang terpisah akan tetapi dapat saling berhubungan dalam melaksanakan tugas. Sekelompok komputer tersebut bekerja secara otonom yang berarti hanya dapat melakukan pertukaran data dalam suatu area tertentu.
            Dalam penggunaanya, jaringan diklasifikasikan berdasar fungsi tertentu ataupun berdasarkan tempat dan sumber utama pengolahan data. Selain itu, dalam jaringan komputer juga dikenal beberapa topologi yang mana topologi jaringan ialah hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link dan station. Adapun perangkat yang sering digunakan dalam jaringan komputer seperti halnya bridge, router dsb. Peralatan tersebut bekerja berdasarkan fungsinya masing-masing.


















DAFTAR PUSTAKA